Banyakberita.com Sukabumi – Dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Sukabumi kembali menarik perhatian publik. Sejumlah kader menyuarakan kritik terhadap jalannya organisasi yang mereka nilai belum berjalan sesuai mekanisme partai. Mereka meminta pengurus memperbaiki tata kelola agar partai tetap solid dan menjaga kepercayaan kader di semua tingkatan.
Kritik itu muncul karena sebagian kader menilai proses pengambilan keputusan di internal partai belum sepenuhnya mencerminkan prinsip demokrasi. Mereka juga menyoroti pentingnya penerapan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman utama dalam setiap langkah organisasi. Menurut mereka, partai harus menempatkan aturan sebagai dasar utama agar tidak menimbulkan perpecahan di tubuh PPP.

Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa kritik tersebut datang dari jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) Warudoyong yang dipimpin Maulana Saefulloh. Mereka menilai sejumlah tahapan organisasi perlu berjalan lebih terbuka, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku. Para kader di tingkat bawah juga meminta pimpinan partai mendengar aspirasi mereka secara langsung agar persoalan tidak semakin melebar.
Sorotan utama tertuju pada proses pemilihan Ketua DPC PPP Kota Sukabumi. Sejumlah kader menilai proses tersebut menyisakan polemik dan perlu dievaluasi secara menyeluruh. Mereka meminta seluruh tahapan dilakukan sesuai AD/ART agar hasilnya memiliki legitimasi kuat dan dapat diterima semua pihak. Kritik ini kemudian memunculkan mosi tidak percaya dari sebagian pengurus terhadap kepemimpinan DPC.
Baca Juga :
https://banyakberita.com/gejolak-internal-ppp-kota-sukabumi-sejumlah-pac-layangkan-mosi-tidak-percaya-terhadap-ketua-dpc/
Para kader berharap pimpinan partai segera membuka ruang dialog untuk menyelesaikan perbedaan pandangan yang muncul. Mereka menilai musyawarah menjadi jalan terbaik untuk meredam ketegangan dan mengembalikan suasana organisasi yang kondusif. Dengan komunikasi yang baik, mereka yakin PPP Kota Sukabumi dapat kembali fokus memperkuat konsolidasi dan kerja politik di tengah masyarakat.
Sejumlah pihak juga menekankan pentingnya menjaga marwah partai melalui kepatuhan terhadap aturan organisasi. Mereka menilai setiap kader harus mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok. Jika seluruh proses berjalan transparan dan sesuai mekanisme, mereka optimistis kepercayaan kader dapat pulih dan soliditas partai tetap terjaga.
Hingga berita ini diterbitkan, jajaran DPC PPP Kota Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait kritik yang berkembang di internal partai. Publik kini menunggu langkah konkret dari pengurus untuk merespons dinamika tersebut dan memastikan penyelesaian dilakukan secara terbuka, tertib, serta sesuai aturan organisasi.
Iing Indra/RP


