DI TENGAH EFISIENSI, SIMPUL SUKABUMI SOROTI SURVEI JALAN DAN DUGAAN PENYIMPANGAN IRIGASI CICATIH

simpul sukabumi 1

BANYAKBERITA.COM SUKABUMI — SIMPUL Sukabumi telah melakukan aksi penyampaian aspirasi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi. Dalam aksi tersebut, SIMPUL menyoroti pengelolaan anggaran survei jalan dan jembatan di tengah kebijakan efisiensi serta dugaan penyimpangan dalam kegiatan Irigasi Cicatih, Kecamatan Cikembar.

Survei Jalan Dipertanyakan di Tengah Efisiensi

Salah satu sorotan utama SIMPUL Sukabumi adalah kegiatan survei jalan dan jembatan yang dinilai perlu dievaluasi, khususnya apabila terdapat dugaan pendataan atau survei terhadap objek yang sama secara berulang.

SIMPUL Sukabumi mempertanyakan efektivitas penganggaran survei tersebut di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Padahal, pemetaan kebutuhan jalan dan jembatan dapat dihimpun melalui Musrenbang, aspirasi DPRD, maupun laporan masyarakat.

simpul sukabumi 2

Setelah kebutuhan dan lokasi teridentifikasi, verifikasi lapangan dapat dilakukan oleh tenaga teknis internal Dinas Pekerjaan Umum dengan memanfaatkan data teknis dan inventarisasi infrastruktur yang telah dimiliki pemerintah daerah.

Dengan demikian, SIMPUL Sukabumi meminta penjelasan apakah kegiatan survei yang dianggarkan tersebut benar-benar memiliki kebutuhan dan output yang berbeda, atau terdapat pekerjaan yang berpotensi tumpang tindih dengan data dan kegiatan sebelumnya.

Di tengah efisiensi anggaran, SIMPUL menilai setiap belanja harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, output yang terukur, serta manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Dugaan Penyimpangan Irigasi Cicatih

Selain persoalan survei, SIMPUL Sukabumi menyoroti kegiatan Irigasi Cicatih Cikembar.

Berdasarkan informasi yang masih perlu diverifikasi, pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2022 dengan anggaran sekitar 8-9 M. Namun, pada tahun-tahun berikutnya masih terdapat penganggaran yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai status penyelesaian pekerjaan, nilai kontrak, realisasi pembayaran, progres fisik, volume pekerjaan, serta dasar munculnya kembali anggaran pada tahun-tahun berikutnya.

SIMPUL Sukabumi menduga terdapat potensi penyimpangan yang perlu diperiksa, termasuk kemungkinan ketidaksesuaian antara kontrak, pembayaran, progres, volume, kualitas, dan kondisi fisik pekerjaan di lapangan.

Dugaan Keterkaitan Bupati Saat Menjabat Kepala Dinas PU

SIMPUL Sukabumi juga meminta penelusuran terhadap dugaan keterkaitan Bupati Sukabumi Asep Japar dalam rangkaian kegiatan Irigasi Cicatih pada saat yang bersangkutan masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi.

SIMPUL tidak menyimpulkan bahwa yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana. Namun, periode tersebut perlu ditelusuri berdasarkan dokumen dan kewenangan masing-masing pihak, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan hingga pembayaran.

SIMPUL meminta agar seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam kegiatan tersebut diperiksa berdasarkan bukti dan dokumen yang sah.

Penyegelan Simbolis

Dalam aksi tersebut, SIMPUL Sukabumi juga melakukan penyegelan simbolis di bagian depan Gedung Dinas Pekerjaan Umum sebagai bentuk kritik dan penegasan perlunya evaluasi terhadap kinerja serta pengelolaan anggaran Dinas PU.

Tulisan yang dipasang berbunyi:

«“GEDUNG INI DALAM PENGAWASAN DAN EVALUASI KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM”»

Penyegelan tersebut merupakan simbol penyampaian aspirasi dan fungsi kontrol sosial.

SIMPUL Sukabumi meminta keterbukaan terkait anggaran survei jalan dan jembatan, daftar objek dan hasil survei, serta seluruh dokumen terkait kegiatan Irigasi Cicatih, termasuk kontrak, pembayaran, progres, volume, kualitas pekerjaan, dan dasar penganggaran pada tahun-tahun berikutnya.

SIMPUL Sukabumi menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut perlu diuji melalui keterbukaan data, evaluasi, audit, dan pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.

Aksi ini dilakukan dalam rangka menyampaikan aspirasi dan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pengelolaan anggaran serta kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi.

SIMPUL SUKABUMI

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *