Banyakberita.com– Pemerintah Desa Seusepan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengoptimalkan potensi desa di bidang pertanian. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), desa ini kini mengembangkan budidaya cabai di lahan milik desa seluas hampir satu hektar. Inisiatif ini patut dicontoh karena berhasil direalisasikan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran Dana Desa.
Potensi pertanian di Desa Seusepan sangat besar, dan Pemerintah Desa melihat peluang untuk menjadikannya motor penggerak ekonomi melalui BUMDES. Langkah strategis diambil dengan menyuntikkan modal ke BUMDES untuk pengelolaan lahan pertanian desa. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal, kini bertransformasi menjadi hamparan tanaman cabai yang menjanjikan.

Namun, perjalanan ini tidak tanpa hambatan. Program optimalisasi ini dilaksanakan di tengah tantangan alokasi anggaran yang terbatas.
Kepala Desa Seusepan, Ujang Saepul Alam, menjelaskan situasi tersebut.
“Tahun 2025 alokasi Dana Desa untuk ketahanan pangan yang seharusnya direalisasikan adalah sebesar Rp225 juta, yaitu 20% dari total Dana Desa yang direncanakan. Namun, karena kendala pada Dana Desa Tahap 2 Anggaran 2025 yang tidak cair akibat keterlambatan administrasi, anggaran ketahanan pangan yang terealisasi hanya Rp180 juta,” paparnya.
Meskipun penyertaan modal ke BUMDES mengalami penyesuaian karena penurunan realisasi anggaran tersebut, Pemerintah Desa Seusepan tidak patah arang. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, anggaran yang tersedia dikelola secara efisien untuk tetap menjalankan program prioritas ini.

“Meskipun anggaran terbatas, kami bersyukur BUMDES mampu memanfaatkan peluang yang ada. Penanaman cabai di lahan desa seluas hampir satu hektar ini adalah bukti konkret bahwa keterbatasan modal bisa diatasi dengan tekad dan pengelolaan yang tepat. Kami optimis program ini akan memberikan dampak positif,” tambah Ujang Saepul Alam.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan desa melalui BUMDES, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar. Selain itu, dengan tersedianya produk cabai berkualitas dari desa, ketahanan pangan tingkat lokal dapat lebih terjaga, dan stabilitas harga cabai di pasaran diharapkan dapat ikut terbantu.
Inisiatif Desa Seusepan ini merupakan contoh nyata bagaimana desa dapat bergerak maju dengan memanfaatkan modal sosial dan aset lokal yang dimiliki.
Iing Indra/GZ



