PROGRAM KETAHANAN PANGAN Rp218 JUTA DI KADUDAMPIT BERJALAN TIGA BULAN, KADES IIP FIRDAUS AGENDKAN EVALUASI TOTAL TERKAIT PEMBENGKAKAN BIAYA PAKAN BEBEK

Kades IIP 1024x768

Banyakberita.com, Sukabumi – Pemerintah Desa Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, telah merealisasikan Program Ketahanan Pangan dan Hewani yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp218 juta. Pemerintah desa mengalokasikan anggaran tersebut untuk pengembangan usaha peternakan bebek petelur dan penggemukan domba yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kadudampit.

KetPangan Kadudampit 1 1024x576

Program ketahanan pangan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Desa Kadudampit dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui sektor peternakan. Selain diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan di tingkat desa, program ini juga diproyeksikan dapat memberikan manfaat ekonomi dan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi desa melalui pengelolaan usaha yang berkelanjutan.

Setelah berjalan kurang lebih selama tiga bulan, Pemerintah Desa Kadudampit mulai melakukan pemantauan terhadap perkembangan usaha yang dijalankan BUMDES. Hasil evaluasi sementara menunjukkan bahwa unit usaha peternakan bebek petelur memerlukan perhatian khusus terkait besarnya biaya operasional pakan yang dikeluarkan setiap harinya apabila dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh dari hasil produksi telur.

https://banyakberita.com/anggaran-ketahanan-pangan-rp200-juta-di-desa-babakan-belum-terserap-warga-pertanyakan-nasib-bumdes/

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Desa Kadudampit untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap tata kelola usaha yang tengah berjalan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam memastikan anggaran Dana Desa yang telah direalisasikan dapat memberikan manfaat optimal dan tetap berjalan sesuai tujuan program.

Kepala Desa Kadudampit, Iip Firdaus, menegaskan bahwa Pemerintah Desa tidak akan tinggal diam dalam menyikapi perkembangan usaha peternakan bebek petelur tersebut. Pemerintah Desa telah menjadwalkan agenda evaluasi total bersama pihak-pihak terkait untuk mencari formulasi terbaik demi keberlangsungan program ketahanan pangan di Desa Kadudampit.

Ketpangan Kadudampit 2 1024x576

“Untuk unit usaha pemeliharaan bebek petelur ini, kami dari jajaran Pemerintahan Desa tentu akan melakukan langkah evaluasi ulang secara menyeluruh. Persoalan teknis di lapangan ini ke depan segera kami bawa ke forum musyawarah bersama untuk dicarikan solusi terbaik, mengingat pengeluaran pembiayaan operasional pakan saat ini dirasa jauh lebih besar ketimbang pendapatan riil dari bebek yang hanya mengandalkan hasil telur,” tegas Iip Firdaus saat dikonfirmasi langsung di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa forum musyawarah yang akan diagendakan dalam waktu dekat tidak hanya menjadi ruang evaluasi terhadap pembiayaan operasional, tetapi juga menjadi wadah untuk merumuskan berbagai alternatif solusi yang dinilai lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan unit usaha peternakan tersebut.

Pemerintah Desa Kadudampit juga berkomitmen untuk membuka ruang partisipasi bagi pengurus BUMDES dan unsur masyarakat dalam proses evaluasi. Melalui langkah tersebut, pemerintah desa berharap setiap kebijakan yang nantinya diambil dapat mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari keberlangsungan usaha, efisiensi biaya operasional, hingga manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat desa.

https://banyakberita.com/dana-desa-ketahanan-pangan-rp200-juta-di-desa-undrusbinangun-belum-direalisasikan-potensi-pertanian-dan-peternakan-terabaikan/

Evaluasi terhadap rincian pengeluaran pakan operasional harian juga akan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam forum musyawarah yang akan digelar. Pemerintah Desa Kadudampit menilai langkah evaluatif tersebut penting dilakukan agar program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi desa.

Melalui evaluasi total yang akan dilakukan, Pemerintah Desa Kadudampit berharap pengelolaan Program Ketahanan Pangan dan Hewani dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, program yang telah direalisasikan melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025 ini tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan di tingkat desa, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *