Apresiasi Langkah Pemkab Sukabumi, Kepala SDN Wangunreja Harapkan Tambahan Fasilitas Ruang Kelas Baru dan UKS

SD 1 1024x768

Banyakberita.com Sukabumi— Kepala Sekolah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wangunreja, Imas, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Secara khusus, ungkapan terima kasih tersebut ia tujukan kepada kepemimpinan Bupati Asep Japar, yang melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi telah merealisasikan bantuan program rehabilitasi sedang dan berat untuk dua ruangan kelas di sekolah yang ia pimpin.

Imas mengungkapkan rasa syukurnya saat memberikan konfirmasi langsung di area lingkungan SDN Wangunreja yang berlokasi di Kecamatan Nyalindung pada Kamis, 16 Juli 2026. Menurutnya, intervensi dan kepedulian dari jajaran dinas terkait beserta kepala daerah ini merupakan angin segar yang sangat dinantikan oleh segenap civitas akademika sekolah, demi mewujudkan kenyamanan proses belajar mengajar bagi para siswa.

SD 2 1024x576

Proyek rehabilitasi yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp.138.763.000,00. Pengerjaan fisik tersebut dilaksanakan selama 60 hari kalender oleh penyedia jasa konstruksi CV. Raya Berlians. Pembenahan fisik bangunan kelas ini dinilai menjadi salah satu bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan di wilayah-wilayah penyangga kabupaten agar anak-anak memperoleh fasilitas yang representatif.

“Kami segenap keluarga besar sekolah sangat bersyukur dan berterima kasih yang tiada terhingga kepada Bapak Bupati Asep Japar serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi beserta jajarannya. Perhatian nyata ini dengan merenovasi dua ruang kelas di tempat kami tentu akan sangat membantu meningkatkan motivasi belajar anak-anak serta memulihkan infrastruktur sekolah yang memang sudah membutuhkan penanganan fisik,” ujar Imas saat ditemui di sela-sela peninjauan progres pembangunan sekolah.

SD 3 1024x576

Kendati demikian, di tengah rasa bahagia atas mengucurnya program pembangunan tersebut, Imas mengakui bahwa tantangan pemenuhan sarana dan prasarana di lembaga pendidikan yang dipimpinnya masih belum sepenuhnya tuntas. Pihak sekolah saat ini masih menghadapi kendala keterbatasan daya tampung dan ruangan operasional lainnya untuk mendukung standar pelayanan pendidikan dasar yang ideal dan menyeluruh.

Lebih lanjut, Imas membeberkan bahwa hingga saat ini SDN Wangunreja tercatat baru memiliki total enam ruangan yang berfungsi secara aktif. Jumlah tersebut dinilai masih minim dan belum mampu mencukupi seluruh kebutuhan pemetaan kelas serta fasilitas vital penunjang aktivitas sekolah sehari-hari secara maksimal dan terintegrasi.

Oleh karena itu, sebagai langkah strategis untuk masa depan pendidikan anak didik mereka, Imas menyimpan harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan dapat kembali mengalokasikan bantuan infrastruktur pada gelombang anggaran berikutnya. Kebutuhan mendesak yang ia usulkan meliputi pengadaan Ruang Kelas Baru (RKB), pembangunan ruang perpustakaan yang layak, serta pendirian ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang memenuhi standar.

https://banyakberita.com/proyek-revitalisasi-sdn-cibunar-rp2-miliar-diduga-belum-daftarkan-pekerja-ke-bpjs-ketenagakerjaan-pelaksana-sebut-dana-belum-cair-karena-kepsek-sakit/

“Harapan kami ke depan, Pemerintah Daerah tidak bosan untuk terus membantu kami. Kami sangat mengharapkan adanya penambahan ruang kelas baru agar kegiatan belajar mengajar berjalan kondusif tanpa harus berdesakan. Selain itu, kami juga memerlukan ruang perpustakaan sebagai pusat literasi membaca siswa, serta ruangan khusus UKS untuk menangani siswa yang sakit atau membutuhkan pertolongan medis pertama, mengingat saat ini kami baru memiliki enam ruangan saja secara keseluruhan,” tambahnya dengan penuh harap.

Ketersediaan fasilitas perpustakaan yang representatif di era sekarang dipandang krusial guna menumbuhkan minat baca dan menyukseskan program literasi nasional di tingkat sekolah dasar. Di samping itu, keberadaan ruangan UKS pun menjadi kebutuhan wajib yang mendesak untuk menunjang program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah sejak dini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *