Masyarakat dan Pengguna Jalan Apresiasi Perbaikan Jalan Paldua-Sukaraja, Berharap Perbaikan Dilakukan Secara Menyeluruh

jalan paldua sukaraja min

Banyakberita.com Sukabumi — Warga masyarakat serta para pengguna jalan di wilayah Kecamatan Gegerbitung menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU), atas dimulainya proyek pemeliharaan berkala di ruas jalan Sukaraja – Paldua.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan pemeliharaan berkala jalan tersebut dilaksanakan oleh CV. Agung Jaya Abadi dengan nilai kontrak sebesar Rp462.385.234,87 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi. Proyek ini dijadwalkan berlangsung selama 75 hari kerja.

Langkah nyata Pemkab Sukabumi ini disambut hangat oleh warga setempat dan para pengendara yang saban hari melintasi jalur tersebut. Selama bertahun-tahun, akses jalan ini dinilai minim perhatian dan jarang tersentuh perbaikan secara menyeluruh, sehingga pengerjaan kali ini menjadi angin segar bagi kelancaran aktivitas harian warga.

Namun, di samping apresiasi tersebut, masyarakat juga menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat melanjutkan perbaikan hingga mencakup seluruh panjang jalur penghubung Paldua – Sukaraja.
Akses jalan ini dinilai sangat vital bagi roda perekonomian warga antardesa dan antarkecamatan. Ruas jalan ini merupakan jalur utama distribusi hasil pertanian, khususnya komoditas sayur-mayur dan hasil bumi lainnya yang diangkut warga menuju pusat kota Sukabumi maupun wilayah sekitarnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas adanya perbaikan jalan ini. Ini sangat membantu aktivitas kami. Namun, kami sangat berharap perbaikan ini tidak berhenti di sini saja, melainkan bisa menjangkau seluruh ruas jalan Paldua – Sukaraja yang rusak,” ujar salah seorang warga pengguna jalan.11/10.

Warga berharap dengan adanya perbaikan jalan yang menyeluruh dan berkualitas, mobilitas angkutan hasil panen dapat berjalan lebih cepat, aman, serta menekan biaya transportasi petani. Hal ini diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat lokal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *