BNPB Targetkan Tanggap Darurat Gempa NTT Selesai dalam Tiga Pekan, Pemulihan Infrastruktur Dipercepat

kepala bnpb turun langsung

Banyakberita.com NTT, 18 Agustus 2026 – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat penanganan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan fase tanggap darurat dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga pekan sebelum memasuki tahap pemulihan dan rehabilitasi.

kepala bnpb suharyanto

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno telah turun langsung ke wilayah terdampak guna memastikan percepatan penanganan korban, distribusi logistik, serta pemulihan layanan dasar masyarakat. BNPB juga mengerahkan tim penanganan darurat, dukungan logistik, peralatan, serta satu unit helikopter untuk mendukung mobilisasi bantuan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Dalam rapat koordinasi penanganan darurat yang digelar di NTT, BNPB menetapkan delapan langkah strategis untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Langkah tersebut meliputi penetapan status darurat di daerah terdampak, pembentukan posko terpadu, percepatan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), distribusi bantuan logistik, hingga pemulihan infrastruktur vital seperti listrik, air bersih, BBM, dan jaringan komunikasi.

posko

BNPB membentuk Posko Utama Pendampingan Nasional di Labuan Bajo dan Posko Taktis di Maumere guna mempercepat koordinasi lintas sektor. Selain itu, Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta, juga telah dioperasikan sebagai pusat penerimaan dan pengiriman bantuan menuju wilayah Flores melalui jalur udara.

Pemerintah menargetkan layanan dasar masyarakat dapat kembali berfungsi secara terbatas dalam waktu tujuh hari. Pendataan rumah rusak ringan, sedang, dan berat juga telah dimulai untuk mempercepat proses pemberian bantuan stimulan serta pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.

penanganan pasca gempa ntt

Hingga saat ini, tim gabungan BNPB, Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta berbagai kementerian dan lembaga masih terus melakukan pendataan dampak gempa, penanganan korban, serta distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah yang terdampak paling parah. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat akan terus dipenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *