Skip to content

WOW!KEPALA SEKOLAH SD,KOMITE,K3S DAN DINAS PENDIDIKAN KAB.SUKABUMI DI LAPORKAN GABUNGAN ORMAS,LSM DAN MEDIA

 

Sukabumi-banyakberita.com-Kembali dunia pendidikan dilaporkan oleh beberapa organisasi Masyarakat,LSM dan media dalam dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh kepala Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Sukabumi.

Laporan yang di layangkan dalam dugaan pungli penjualan sampul raport yang di jual oleh pihak sekolah kepada anak didik atau siswa di laporkan oleh gabungan ormas,LSM dan media yang tergabung dalam Gabungan Ormas dan media (GOM).

GOM terdiri dari Ormas GOIB yang di wakili oleh panglima,Maulana Saepulloh,GMP JABAR, yang di wakili oleh Sekjen Syah Arif,AN’NAHAL yang di Wakili oleh ketua Muhidin,BB.C NEWS yang di wakili oleh Somdani dan beberapa media lainnya secara bersama-sama melaporkan beberapa terlapor dalam dugaan Pungli penjualan sampul raport di sekolah Dasar (SD),Jum’at (13/5/22/).

Dalam hal ini GOM melaporkan dugaan pungli yang di lakukan secara sistemik karena di duga seluruh Sekolah Dasar di Kabupaten sukabumi, melakukan penjualan sampul raport kepada siswa didik nya.

Saat di konfirmasi koordinator dari GOM,Maulana Saepulloh menjelaskan,”Benar kami melaporkan adanya dugaan pungli yang di lakukan oleh sekolah kepada anak didik nya dengan cara menjual sampul raport se harga Rp.35.000 s/d 75.000 per sampul raport dan per siswa,(bersiasat) kami sangat menyesalkan kejadian ini karena seharusnya itu tidak terjadi karena itu bertentangan dengan aturan yang ada,jelas Maulana.

Ia pun menambahkan,”Seharusnya Sekolah Dasar terbebas dari pungutan apa pun karena negara sudah menjamin dengan program belajar 12 tahun,jadi seharusnya ini tidak dilakukan oleh pihak sekolah karena tidak ada satu pasal pun yang memperbolehkan baik itu peraturan Permendikbud,peraturan Pemerintah (PP) dan jelas ini melanggar Permendikbud No 75 tahun 2016 pasal 12 huruf a.b dan f,tentang larangan komite dan PP NO 17 tahun 2010 pada bagian ke 4 pasal 181 tentang larangan pendidik dan tenaga kependidikan yang tertuang dalam huruf a.b.c dan d.dan Permendikbud NO 44 tahun 2012 tentang pungutan dan sumbangan pada satuan pendidikan dasar,pasal 5 pada hirup a.b.c.d.e
dan g,tidak ada satupun yang memperbolehkan nya, semua alat bukti sudah kami sampaikan ke pihak kejaksaan,jelasnya.

Lanjutnya,”Maka kami melaporkan beberapa terlapor yaitu kepala sekolah,komite sekolah,K3S se kabupaten sukabumi dan dinas pendidikan Kabupaten Sukabumi dalam hal pengawasan, kami berharap ada perhatian khusus dari pihak kejaksaan dalam menyikapi dugaan pungli ini karena terjadi di dunia pendidikan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan bangsa,”pungkasnya.

Pihak Kejaksaan membenarkan adanya laporan pengaduan yang di layangkan oleh GOM,”iya kami baru menerima sementara berkas nya,nanti hari selasa kami mengundang pihak pelapor untuk datang kembali ke sini (kejaksaan red),ungkap Burhan staf intel kejaksaan Kabupaten sukabumi.

Selanjutnya ia menjelaskan,”sebetulnya laporan bisa di lakukan di depan (pelayanan) akan tetapi tadi kami ada acara halal bihalal maka untuk sementara kami terima berkas untuk di teliti dan hari selasa baru resminya.pungkasnya.

Somdani/Sa

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Dapatkan Aplikasi Banyakberita di Playstore

X