Skip to content

WARGA DESA PERBAWATI SUKABUMI ANTUSIAS IKUTI VAKSINASI MASAL

 

SUKABUMI-BANYAKBERITA.COM-Hingga kini pandemi virus corona belum juga berakhir .guna menekan kasus yang terus bertambah pemberian vaksin covid-19 terus di lakukan .

Berkat sosialisasi dan pemahaman yang di berikan oleh pemerintah setempat,warga masyarakat Desa Perbawati,Kecamatan Sukabumi,Kabupaten Sukabumi, sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi yang di selenggarakan di grand Yustik selabintana Jl.pondok halimun km 7 Kecamatan Sukabumi.selasa (6/7/21).

Tampak hadir dalam meninjau pelaksanaan vaksinasi ini ,Kapolsek Sukabumi, POL PP, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa serta kepala Desa Perbawati dan warga masyarakat.

Husen kepala Desa Perbawati mengatakan”vaksin kali ini untuk yang ke tiga,dosis yang di sediakan kuotanya sampai 400,tapi kalo di lihat dari antusias warga tidak menutup kemungkinan adanya penambahan”ungkapnya.

Ia pun menambahkan kenapa kami lakukan di grand Yustik,mengingat antusias warga dari hasil pendataan mencapai lebih dari 400 orang yang akan mengikuti kegiatan ini sehingga ini membutuhkan ruangan dan lokasi yang sangat luas supaya tidak terjadinya penumpukan antrian yang menimbulkan kerumunan”.pungkasnya kepada tim banyak berita.com selasa (6 /7/21).

PELDA. Ade aAryoko selaku Satgas covid Kecamatan Sukabumi ,mengucapkan terimakasih banyak atas antusias warga untuk mengikuti kegiatan vaksinasi serempak ,kami melihat warga sangat tertib dan disiplin mengikuti arahan petugas kami ,sehingga dalam antrian tidak saling berebut dan saling serobot,ini semua atas kesadaran warga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (PROKES).

Menyinggung prihal sosialisasi yang di lakukan pihak kepolisian terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat,AKP Ana Ratna Dewi selaku Kapolsek Sukabumi mengatakan.”kami dari sebelum PPKM darurat di terapkan yaitu 3 juli sampai 20/2021 kita FORKOPIMCAM bekerja sama dengan Satpol PP, Camat dan Danramil sudah menyampaikan ke masyarakat tentang PPKM Darurat yang mana dalam aturan tersebut.ada yang namanya sektor Non Esensial seperti toko bengkel dan sejenisnya itu harus tutup,adapun yang menyangkut Esensial semisal bahan poko mereka tetap buka,tapi ada batasan nya cuma di perbolehkan sampai pukul 20 Wib .dan bagi warung nasi dan sejenisnya tidak di perkenankan pembeli untuk makan di tempat.dan allhamdulilah karena kita sudah memberikan sosialisasi dan pemahaman dari sebelum PPKM darurat di terapkan jadi warga masyarakat tidak kaget”

Selanjutnya ia pun menambahkan”saat ini kami melihat hanya sedikit saja menemukan pelanggaran yang ada di masyarakat contohnya saja ,masih ada yang memakai masker tetapi memakai nya di dagu dengan sedikit candaannya AKP Ratna dewi kepada tim banyakberita.

Kapolsek yang dikenal Humanis dan tegas ini menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kesehatan dan selalu mematuhi PROKES.

Iing Indra
Editor S/a

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Aplikasi Banyakberita di Playstore

X