Skip to content

SENGKETA TANAH 234 HEKTAR DI PELABUHAN RATU,SUKABUMI,AHLI WARIS ADUKAN KE IREJEN KEMENTRIAAN ATR/BPN

Sukabumi-banyakberita.com-Maraknya kasus Mafia Tanah yang akhir-akhir ini mencuat, diawali dengan kasus Rocky Gerung versus PT. Sentul City yang beritanya heboh di seantero tanah air, ditambah dengan kasus sengketa tanah/rumah milik orang tua artis Nirina Zubir, yang menjadi korban praktek Mafia Tanah, telah mendorong pemerintah berjibaku melakukan upaya pemberantasan Mafia Tanah dengan membentuk satgas Mafia Tanah yang digawangi oleh Inspektorat Jendral Kementrian ATR / BPN yang bersinergi dengan Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI, untuk membabat habis praktek-praktek Mafia Tanah yang benar-benar sudah merajalela secara sistematis, terstruktur dan Masif.

Gebrakan pemerintah untuk menumpas dan membabat habis praktek Mafia Tanah secara serius menjadikan kabar gembira dan angin segar bagi warga masyarakat yang menjadi korban-korban penyerobotan, perampasan, dengan bermacam modus.

dr. Rian Ardian Nasution, ahli waris dari PT.AekSiombuk yang merasa kehilangan tanahnya seluas 234 Hektar di Pelabuhan Ratu,Sukabumi,Jawa barat, merasa mendapatkan energi untuk meneruskan perjuangannya mencari keadilan.

saat tim media menemui salah satu Kuasa Hukum dr.Rian, A.Ridwan Saleh, SH menjelaskan,”bahwa lahan tersebut sudah dikuasai oleh pihak lain, yaitu dengan bukti telah terbit sertifikat atas nama orang perseorangan, instansi pemerintah dan pihak swasta, yang diduga berasal dari peralihan Hak secara Melawan Hukum, karena tidak pernah terjadi proses jual beli yang ditempuh dengan pemilik yang Sah,jumat (10/12/21).

Ridwan menambahkan,”bahwa dari data Yuridis yang ada pada kami patut diduga telah terjadi peralihan Hak secara Ilegal.yaitu dengan kronologis,
Bahwa Klien kami, Bapak Iskandar Nasution, Bsc. Sebagai Direktur PT.AEKSIOMBUK, memiliki saudara perempuan yang bernama Sri Rohmana, yg namanya dicantumkan di Akta Pendirian PT.AEKSIOMBUK sebagai komisaris. Diketahui bahwa Sri Rohmana ini ingin menguasai seluruh Aset milik PT.AEKAIOMBUK dengan cara melakukan gugatan di Pengadilan Negeri Cibadak yg dilakukan pada tanggal 18 Juni 1984.
Bahwa pada tanggal 27 Agustus 1984 terbit putusan dari Pengadilan Negeri Cibadak yang pada Amar Putusannya NO.12/P.dt.P/1984,Menolak Gugatan Sri Rohmana sebagai pemilik Lahan perkebunan Buni Wangi Jayanti seluas 234 Hektar, karena tidak bisa mengajukan bukti-bukti yang Sah.

Masih menurutnya,bahwa pada tanggal 30 Agustus 1984, Sri Rohmana, menjual atau mengoper alihkan Tanah milik PT. AEKSIOMBUK, seluas 234 hektar kepada PT.Anugerah Jaya Agung(AJA). dengan bukti pelimpahan NO.34. di kantor Notaris Ibrahim Basya. Pelabuhan Ratu.Tanpa seizin dan sepengetahuan Klien kami.
Selanjutnya dilahan PT.AekSiombuk terbit Sertifikat HGU NO.10. Atas nama PT.Anugerah Jaya Agung. yang kemudian dipecah menjadi menjadi SHGB NO.240. selanjutnya dipecah lagi menjadi 5 Sertifikat HGB atas nama PT.WIKA / PT.WIKA REALTY. No.251, 252 , 253, 254, 255. Dalam Proses Pidana atas pengaduan kami di Bareskrim Mabes Polri, semua sertifikat yang terbit dilahan milik PT AekSiombuk, bisa diambil alih oleh Hukum lewat Polisi dijadikan barang bukti,jelasnya.

Di singgung Masalah apakah ada masalah terkait penerbitan Sertifikat SHGU NO.10. Atas nama PT.AJA,ia pun kembali menerangkan,

“Bahwa dari awal PT.Anugrah Jaya Agung (PT.AJA) dinyatakan sebagai pemegang Sertifikat HGU N0.10. Berdasarkan SK.Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri cq.Dirjen Agraria Nomor SK : 34/HGU/DA/86. diduga Kuat cacat Hukum, karena bertentangan atau KONTRA YURIDIS dengsn Putusan Pengadilan Negeri Cibadak tanggal 27 Agustus 1984. yang menyatakan,Menolak gugatan Sri Rohmana sebagai pemilik yang Sah atas lahan seluas 234 hektar, karena tidak bisa mengajukan bukti-bukti kepemilikan yang Sah.tambahnya.

“Intinya PT AJA, telah membeli Lahan seluas : 234 hektar yaitu dari hasil penggelapan Hak atas Tanah milik PT. AekSiombuk. yang dilakukan oleh Sri Rohmana,”pungkasnya.

Somdani/sh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Dapatkan Aplikasi Banyakberita di Playstore

X