Skip to content

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Bali,Satu mucikari Tertangkap

Ilustrasi foto:capture

Bali-BanyakBerita.comPuput Mawaryanih (28) yang merupakan seorang mucikari asal Bekasi, Jawa Barat, ditangkap kepolisian Polsek Negara, Bali.

Karena ia dinyatakan telah melakukan kejahatan tindak pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kapolsek Negara AKP I Gusti Made Sudarma Putra mengatakan,”Motifnya, untuk mendapatkan keuntungan. Di mana, setiap sekali kencan terduga pelaku memproleh uang jasa sejumlah Rp 50.000,”ucapnya Kamis (17/6/21).

Peristiwa itu, terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, di penginapan Sawah Asri, Banjar Baluk I Kabupaten Jembrana, Bali, pada Senin ( 14/6/21) lalu, sekira pukul 21.00 Wita.

Kasus tersebut terungkap pada saat korban berinisial AH (27) datang ke Polsek Negara dan melaporkannya bahwa dirinya menjadi korban prostitusi online.

Berawal saat korban dikenalkan dengan sopir travel bersama pelaku. Kemudian, AH berencana mau mencari kerja di tempat SPA dan AH diajak ke Aquarium di daerah Denpasar, Bali, korban lalu dikontrak tiga bulan.

Korban yang menolak kemudian dibawa oleh pelaku ke rumah kostnya,kemudian pada hari Sabtu (12/6/21) AH dan temannya akan di ajak pergi ke Singaraja, Kabupaten Buleleng dan akan menginap.

Setelah itu korban bersama saksi diajak ke daerah negara,Kabupaten Jembrana, Bali, dan menginap di Sawah Asri yang menjadi TKP.

Pada Minggu (13/6/21) korban melayani dua laki-laki lalu korban mendapatkan uang sebesar Rp 450.000.karena pelaku mencarikan tamu laki-laki untuk korban.

Korban yang tidak tahan dengan pekerjaan itu dan sedang menunggu tamu,akhirnya melarikan diri melalui kaca jendela dan lompat dari pagar tembok penginapan.

“Sehingga sampai di jalan (korban) melaporkan peristiwa tersebut ke kantor Polsek Negara,” ujarnya.

Akhirnya pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan menangkap pelaku dan dibawa ke Mapolsek Negara.

“Modusnya, yang bersangkutan menawarkan korban melalui aplikasi Mi Chat,”katanya

Lanjut,”Kepada para lelaki untuk diajak melakukan hubungan badan dengan tarif uang Rp 200.000 hingga Rp 400.000 untuk satu kali berhubungan,” jelas AKP Sudarma.

Kini sang mucikari tengah diamankan di Mapolsek Negara dan dijerat dengan Undang-Undang tentang Perdagangan Manusia dan KUHP.

Ibnu
Editor r/g

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Aplikasi Banyakberita di Playstore

X